NU Perkuat Energi Terbarukan Melalui Tafsir Agama

NU Perkuat Energi Terbarukan Melalui Tafsir Agama
Jakarta,  TAMBANG – Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) kini menjadi fokus kajian para pemuka agama. Nahdlatul Ulama (NU) melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU, meluncurkan buku “Fikih Energi Terbarukan: Pandangan dan Respon Islam atas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), di Jakarta, Kamis (15/2).   Wakil Ketua Umum PBNU KH. Maksum Machfoed mengatakan, dalam satu tahu terakhir PBNU melalui Lakpesdam melakukan kerjasama dengan Pusat Studi Energi (PSE) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Centre for Civic Engagement Studies (CCES) untuk mewujudkan pemenuhan listrik yang bersumber dari salah energi terbarukan. Sekaligus upaya untuk peningkatan taraf hidup masyarakat miskin melalui usaha mikro kecil dan menengah melalui energi terbarukan.   “Indonesia dikaruniakan sumber daya alam melimpah untuk dikembangkan menjadi energi terbarukan, yang bersumber dari sinar matahari, air, angin, biomassa gelombang laut dan panas bumi, ” kata Maksum Machfoed, saat peluncuran buku, di Jakarta, Kamis (15/4).   Penulisan buku ini menurutnya, didahului dengan kegiatan bahtsul masail, yang menjadi ciri khas NU dalam mencari jawaban atas problematika keagamaan di masyarakat.   ” NU mendukung segala bentuk pengembangan energi terbarukan, baik melalui program kajian atau pendampingan,” tuturnya.   Sementara itu, menurut Sekretaris Lakpesdam NU, Marzuki Wahid, mengatakan, buku ini diluncurkan untuk memberikan penguatan pemanfaatan energi terbarukan dalam konteks agama. Berdasarkan kajian-kajian tentang persoalan dasar energi, bagaimana pemenuhannya hingga hukum komersialisasi energi, maka Lakpesdam NU, menurutnya, melakukan kajian dalam bahtsul masail, mencari jawaban bagaimana Islam merespon kebutuhan energi terbarukan.   “Fikih lahir untuk menjawab masalah sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan. Energi tanpa melibatkan agama atau Tuhan, seolah olah membuat itu hanya urusan kemanusiaan. Padahal soal kemanusiaan adalah soal agama. Karena itu,  buku ini diterbitkan, ” kata Marzuki Wahid.   Hadir dalam acara ini Rektor UGM, Panut Mulyono sebagai keynote speech. Serta beberapa pembicara dari Kementerian PPDT, Kementerian ESDM dan UGM.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda