Naik 21 Persen, Produksi Batu Bara BUMI Capai 19,5 Juta Ton di Kuartal I 2024

Kenaikan Royalti
Ilustrasi

Jakarta, TAMBANG – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan kinerja apik pada kuartal I 2024 ini. BUMI berhasil memproduksi batu bara sebesar 19,5 juta metrik ton atau naik 21 persen dibanding periode sama tahun 2023 sebesar 16,1 juta ton.

“Batu bara yang ditambang 19,5 MT, naik 21 persen dibanding 16,1 MT periode Kuartal I 2023,” ungkap Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan, Dileep Srivastava dalam keterangannya, dikutip Kamis (25/4).

Angka tersebut berasal dari dua anak usahanya yaitu PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin).

Pada Kuartal I ini, KPC berhasil memproduksi batu bara sebesar 14,5 juta metrik ton, naik 32 persen dibanding tahun lalu di periode yang sama yang sebesar 10,9 juta metrik ton.

Sementara Arutmin hanya mampu memproduksi emas hitam itu sebesar 5,1 juta metrik ton pada Kuartal I ini. Jika dibandingkan dengan hasil produksi di periode sama tahun lalu, angka tersebut turun sekitar 2 persen yang mencapai 5,2 juta metrik ton.

Pada tahun 2024, BUMI menargetkan produksi batu bara hingga 78-82 juta metrik ton dari kedua anak perusahaannya.

BUMI juga mencatatkan kenaikan pada segmen penjualan di mana pada kuartal ini mencapai 18,4 juta metrik ton atau naik sekitar 19 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar 15,4 metrik ton.

“Penjualan batu bara 18,4 MT, naik 19 persen dibanding 15,4 MT pada periode Kuartal I tahun 2023,” jelas Dileep.

Kenaikan pun terjadi pada segmen overburden removal (OB) alias pengupasan lapisan penutup. Pada Kuartal I 2024, BUMI mencatatkan OB sebesar 178 juta bcm, naik 4 persen dibanding Kuartal I 2023 yang mencapai 172 juta bcm.

Pada kinerja keuangan, BUMI berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar USD67,6 juta atau naik 12,3 persen dari periode sama tahun lalu yang mencapai USD60,2 juta.

“Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 12,3% sebesar USD67,6 juta vs USD60,2 juta – naik tajam sebesar USD7,4 juta,” ungkap dia.

Artikel Terkait

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda
DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin