Mifa Terapkan Program CSR Berkarakter Syariat Islam

Mifa Terapkan Program CSR Berkarakter Syariat Islam
Jakarta, TAMBANG – Penerapan program Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah pasca konflik memang membutuhkan ramuan khusus dan pendekatan mendalam, agar produksi perusahaan berjalan lancar dan masyarakat terbantu dengan hadirnya perusahaan.   Hal inilah yang dilakukan oleh PT Mifa Bersaudara di Meulaboh, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Produsen batu bara yang berdiri sejak tahun 2011 ini, harus menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari geografis, sosial, ekonomi dan politik. Pada sisi lain, produksi sudah harus berjalan.
CSR and Media Relations Manager PT Mifa Bersaudara, Azizon Nurza, usai presentasi makalah CSR di Temu Profesi Tahunan ke-27 PERHAPI, Kamis (1/11)
  CSR dan Media Relations Manager PT Mifa Bersaudara, Azizon Nurza, menceritakan, kehadiran Mifa di Meulaboh berusaha untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekitar. Sehingga program yang dilakukan berbasis karakter lokal, berbasis keagamaan.   Seperti diketahui, Aceh adalah daerah istimewa dengan penerapan syariat Islam. Karena itu, program CSR yang dilakukan berkarakter syariat Islam. Yaitu, program Mifa mengaji, safari subuh, safari Jum’at dan penyediaan khatib untuk shalat Jum’at.   “Kami mendorong para karyawan untuk shalat berjamaah di kampung-kampung dan tidak langsung pergi setelah shalat. Mereka harus berkomunikasi dengan masyarakat. Itulah kenapa tidak ada masjid di dalam area kami. Progam Mifa Mengaji dan penyediaan khatib juga sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” kata Azizon, usai presentasi program CSR mifa Bersaudara,  di Temu Profesi Tahunan (TPT)  Ke-27 PERHAPI,  di Jakarta,  Kamis (1/11).   Selain itu, digelar juga program Mifa goes to school dan goes to campus dari tingkat SD hingga universitas. Pada tingkat SD diajarkan bagaimana belajar mengenal huruf, kemudian mengenalkan plilihan penjurusan saat sekolah menengah pertama dan memberikan pemahaman tentang dunia pertambangan.   “Dalam program Mifa goes to smp, kami kasih tau kepada mereka kalau mau bekerja di industri pertambangan nanti lanjutkan ke SMK, kalau mau jadi bos harus kuliah,” tutur Azizon.   Terkait dengan persoalan sosial dan ekonomi, Mifa mendorong pemerintah setempat untuk terwujudnya regulasi dan forum CSR setempat. Dengan adanya regulasi dan forum CSR tersebut, maka kontribusi Mifa dan beberapa perusahaan lain lintas sektor akan sangat besar terhadap daerah.   “Pasca konflik, tsunami dan Otonomi Khusus (Otsus) kehadiran Mifa menjadi perhatian dan harapan masyarakat sekitar. Hampir 80 persen karyawan kami adalah orang lokal. Kami juga mendorong perusahaan lain, untuk berkontribusi ke daerah dalam program CSR. Jadi kalau di pertambangan ada RKAB,  di daerah kami juga ada semacam RKAB daerah. Jadi semua berkontribusi,” pungkas Azizon.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin