Menteri ESDM Raih Penghargaan Bidang Ekonomi

Menteri ESDM Raih Penghargaan Bidang Ekonomi
Berpose di depan Sekolah KBRI Tokyo - Ekslusif
Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerima penghargaan bidang ekonomi, Lifetime Achievement dari Institute Certified Management Accountante (ICMA) Indonesia dan ICMA Australia. Pria yang akrab disapa Jonan ini, menurut Chief Executive Officer (CEO) ICMA Australia Janek Ratnatunga, memiliki dedikasi dan konsistensi dalam karya dan karier serta kontribusi yang luar biasa untuk pembangunan Indonesia. “Terutama di bidang ekonomi, akuntansi, maupun dalam bidang keuangan, ” kata Ratnatunga, saat acara International Management Accounting Conference (IMAC) 2017 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (6/12), seperti dikutip siaran pers Kementerian ESDM.   Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Mochtar Husein, yang hadir mewakili Menteri ESDM menerima penghargaan tersebut, menyampaikan rasa bangganya karena telah dipimpin oleh Menteri yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap negara. “Saya senang sekali bisa mewakili beliau, terima kasih, saya siap menerima penghargaan itu,” ungkap Mochtar. Seperti diketahui, Jonan memulai karirnya menjadi seorang akuntan dan investment manager. Tahun 1999 karir Jonan di Citigroup adalah sebagai direktur. Kemudian pada tahun 2001 menjadi CEO di BUMN bidang investasi PT.  Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, lalu pada tahun 2006 sampai 2009 menjadi Head of Investment Bangking for Indonesia di Citigroup.

Selain Menteri Jonan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, juga dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan tersebut.

 

Artikel Terkait

BNPB Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana dari Respons Darurat ke Resiliensi Berkelanjutan

BNPB Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana dari Respons Darurat ke Resiliensi Berkelanjutan

Jakarta, TAMBANG – Indonesia perlu mengubah paradigma penanggulangan bencana dari sekadar merespons keadaan darurat menjadi membangun resiliensi masyarakat secara berkelanjutan. Perubahan paradigma tersebut dinilai penting seiring meningkatnya kompleksitas risiko bencana yang kini berkembang menjadi risiko sistemik. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Raditya

By Rian Wahyuddin
Biaya Operasional Melambung, Castrol Dorong Keandalan Alat Berat Tambang

Biaya Operasional Melambung, Castrol Dorong Keandalan Alat Berat Tambang

Jakarta, TAMBANG – Tekanan biaya operasional (operational expenditure/opex) mendorong industri pertambangan untuk meningkatkan produktivitas tanpa harus selalu menambah aset. Dalam kondisi tersebut, keandalan alat berat dan pengelolaan perawatan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga efisiensi operasi. Hal ini menjadi salah satu perhatian Castrol CRB Mining dalam ajang Mining Indonesia

By Rian Wahyuddin