Menteri ESDM Berikan Apresiasi Pada Tim Siaga Bencana ESDM

Menteri ESDM Berikan Apresiasi Pada Tim Siaga Bencana ESDM

Jakarta,TAMBANG, Dalam beberapa terakhir, Indonesia dilanda berbagai bencana alam mulai dari gempa bumi, tanah longsor, dan banjir di beberapa provinsi. Lewat Kegiatan ESDM Siaga Bencana, Kementerian ESDM hadir dan membantu penanangan bencana tersebut. Tim Siaga ini berasal dari perusahaan-perusahaan tambang dan migas di lingkup Kementerian ESDM.

Bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2021 yang dirayakan setiap 26 April, Menteri ESDM Arifin Tasrif, memberikan penghargaan kepada 147 perusahaan stakeholder Kementerian ESDM yang telah menugaskan Emergency Response Team (ERT), Tim Logistik, dan Tim Kesehatan. Tim ini atas nama ESDM Siaga Bencana terlibat dalam penanganan bencana di Provinsi Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota tim yang terlibat dalam rangka memulihkan area terdampak akibat bencana,” ungkap Arifin dalam sambutan yang dilakukan secara daring.

Ia menambahkan, apa yang dilakukan oleh tim ESDM Siaga Bencana merupakan pelaksanaan dua dari lima nilai budaya organisasi Kementerian ESDM, yakni “Melayani” dan “Berarti”.

“Apa yang telah dilakukan Tim ERT, Tim Logistik dan Tim Kesehatan melalui ESDM Siaga Bencana membuat kami bangga. Tentunya apa yang telah dilakukan di lima provinsi tersebut yaitu tindakan tanggap darurat dan masa transisi menuju pemulihan adalah bentuk kontribusi nyata kita kepada sesama untuk saling berbagi dan menolong,” jelasnya.

Adapun, yang dilakukan tim ESDM Siaga Bencana meliputi tindakan pencarian, penyelamatan, tindakan medis, pengobatan termasuk trauma healing, bantuan alat-alat berat, penyediaan fasilitas air bersih dan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim ESDM Siaga Bencana, Saleh Abdurrahman mengungkapkan bahwa penyerahan piagam penghargaan ESDM Siaga Bencana ini diberikan kepada seluruh seluruh stakeholder yang telah berpartisipasi dalam kegiatan esdm siaga bencana di lima provinsi.

“Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi dan mengucapkan terima kasih kepada 147 perusahaan yang telah membantu ESDM Siaga Bencana,” pungkasnya.

Direktur Teknik dan Lingkungan, Ditjen Minerba Lana Saria berharap agar semua tim ERT terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kompetensi. “Jaga terus kekompakan dan tingkatkan kompetensi dlm menghadapi keadaan darurat dalam berbagai kondisi, sehingga penyelamatan, evakuasi korban, upaya medis, penyaluran logistik dan upaya pemulihan pasca gempa dapat dilakukan dengan maksimal,” pesan Lana.

Secara Simbolis, Penyerahan Piagam Penghargaan diberikan kepada tujuh perwakilan tim ESDM Siaga Bencana yang diwakili oleh PT Pamapersada Nusantara, PT Adaro Indonesia, MIND ID (PT Bukit Asam, PT Timah, PT Antam, PT Freeport, PT Inalum), PT J Resources Bolaang Mongondow, PT Bumi Suksesindo, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, PT Putra Perkasa Abadi yang diberikan secara virtual oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda