Menteri ESDM Ajak Komunitas Bisnis Berinvestasi Di Indonesia Timur

Jakarta-TAMBANG. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengajak komunitas bisnis internasional untuk menanamkan investasi di Indonesia Timur. Ajakan tersebut diperkuat oleh para panelis yang hadir dari Mckinsey, Dubes Norwegia untuk Indonesia, Hybrid Realty dan Singapore Institute of International Affairs. Para analis investasi global yakin bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang prospektif di tengah kelesuan ekonomi dunia. “Indonesia Timur menjadi wilayah yang prospektif sebagai tujuan investasi mengingat potensi sumber daya alam yang dimiliki seperti energi dan mineral serta peluang pembangunan infrastruktur yang sedang digalakkan oleh pemerintah,” jelas Sudirman, saat menjadi panelis pada Norway-Asia Business Summit 2016 di Singapura, Rabu (13/4). Selama ini, ujarnya, banyak keluhan tentang sulitnya berinvestasi di Indonesia, akibat ketidakpahaman para investor. Ia menegaskan, bahwa sudah banyak yang berhasil berinvestasi di Indonesia. “Pilihlah mitra dan jalur yang tepat untuk keberhasilan investasi,” tutup Sudirman.

Artikel Terkait

Energy Week 2026 Soroti Peran Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Industri Masa Depan

Energy Week 2026 Soroti Peran Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Industri Masa Depan

Jakarta, TAMBANG - Kolaborasi lintas sektor dinilai semakin penting dalam membangun ekosistem industri energi masa depan. Perkembangan teknologi, diversifikasi sumber energi, hingga meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital membuat batas antarsektor industri semakin terbuka. Kondisi tersebut tercermin dalam penyelenggaraan IEE Series – Energy Week 2026 yang mempertemukan pelaku industri energi, teknologi, manufaktur, dan

By Rian Wahyuddin
Hingga Juli 2026, Samindo Resources  Sukses Catat Overburden Removal Sebesar 21,01 Juta BCM

Hingga Juli 2026, Samindo Resources Sukses Catat Overburden Removal Sebesar 21,01 Juta BCM

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa pertambangan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) sukses mencatat akselerasi kinerja operasional yang solid hingga memasuki paruh kedua tahun 2026. Penguatan operasional ini ditopang oleh kinerja positif pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan, mulai dari pemindahan batuan penutup (overburden removal), produksi batubara (coal getting), hingga pengangkutan

By Egenius Soda