Meningkat 13%, Volume OB Pamapersada 590 Juta Bcm per Semester I 2024

Pamapersada OB
Sumber: Istimewa

Jakarta, TAMBANG – Anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) berhasil mencatatkan volume overburden removal (OB) alias pengupasan tanah penutup sebesar 590 juta bcm per Semester I 2024. Capaian ini naik 13% dibanding capaian pada Semester I 2023 yang mencapai 521 juta bcm.

“PAMA mencatat peningkatan volume pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal) sebesar 13% dari 521 juta bcm menjadi 590 juta bcm,” ungkap Corporate Secretary UNTR, Sara K Loebis dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (31/7).

Dalam laporan semesteran ini, PAMA juga mencatatkan peningkatan volume produksi batu bara sebesar 18 persen atau 70 juta ton. Sedangkan pada Semester I 2023 produksi batu bara hanya mencapai 59 juta ton.

“Peningkatan volume produksi batu bara untuk para kliennya sebesar 18% dari 59 juta ton menjadi 70 juta ton, dengan rata-rata stripping ratio sebesar 8,5x turun dari 8,8x,” beber Sara.

Baca juga: Pamapersada Nusantara (PAMA) Gelar Operasi Katarak Gratis

Tak tanggung-tanggung, dalam kegiatan OB ini, PAMA menargetkan sebesar 1 miliar bcm sepanjang tahun 2024. Angka ini lebih tinggi dibanding dengan target tahun 2023 yang mencapai 997 juta bcm.

Dari sisi keuangan, PAMA juga mencatatkan capaian ciamik. Hingga Juni 2024, kontraktor nomor wahid ini berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp27,9 triliun atau naik 15% dari Rp24,3 triliun pada periode yang sama tahun 2023.

“Sampai dengan bulan Juni tahun 2024, PAMA membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 27,9 triliun, naik 15% dari Rp24,3 triliun pada periode yang sama tahun 2023,” ujarnya.

PAMA merupakan unit usaha UNTR di bidang Kontraktor yang menyediakan jasa penambangan pemilik konsesi tambang, dengan membantu mereka dalam produksi batu bara dan pekerjaan pemindahan tanah. Anak perusahaan PAMA yang juga menyediakan jasa di bidang pertambangan adalah PT Kalimantan Prima Persada (KPP).

Overburden removal sendiri merupakan proses pengangkatan dan pembuangan lapisan tanah, batuan, atau material lain yang berada di atas atau di sekitar deposit mineral yang akan ditambang. Overburden ini biasanya mencakup lapisan-lapisan tanah, batuan, dan material lainnya yang tidak mengandung mineral yang berharga dan harus dihilangkan untuk mengakses sumber daya batu bara dan mineral di bawahnya.

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin