Masuk Ke Bisnis Bauksit, ADRO Beli Saham PT Cita Mineral Investindo,Tbk

Ekspor bauksit
Ilustrasi: Tambang bauksit Amrun, Queensland, milik Rio Tinto. Sumber foto: couriermail.com.au

Jakarta,TAMBANG,-PT Adaro Energy Tbk (ADRO) kembali melakukan aksi korporasi yang menarik. Lewat anak usahanya, PT Alam Tri Abadi (ATA), Adaro membeli 145,6 juta (3,7%) saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA), salah satu produsen bauksit. Nilai transaksinya mencapai Rp 358,76 miliar.

“Transaksi pembelian saham Cita Mineral Investindo terjadi pada 14 Desember 2021. Transaksi dilakukan oleh ATA, perusahaan yang 99,99% sahamnya dimiliki secara langsung oleh Adaro Energy,” demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Adaro Energy Mahardika Putranto dalam keterangan tertulis, Kamis (16/12).

Dijelaskan pula bahwa perseroan memilih berinvestasi pada saham Cita Mineral karena bisnis metallurgical grade bauxite dan smelter grade alumina merupakan bisnis yang menjanjikan dalam jangka panjang, seiring perbaikan perekonomian global dan peningkatan harga komoditas.

Investasi keuangan pada instrumen saham yang dilakukan Perseroan ini adalah kegiatan investasi keuangan biasa yang biasa dilakukan dalam treasury management. Perseoran saat ini memiliki posisi keuangan dan tingkat likuiditas yang cukup baik, sehingga Perseroan memiliki fleksibilitas untuk melakukan investasi keuangan terukur pada instrumen yang memiliki tingkat profil risiko yang lebih tinggi. Investasi keuangan ini diharapkan dapat memberikan tingkat pengembalian yang lebih baik dibandingkan dengan investasi keuangan yang konservatif.

Artikel Terkait

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Jakarta,TAMBANG,- Sektor pertambangan Indonesia diperkirakan masih akan mengalami dinamika. Secara keseluruhan tahun 2026 sektor ini akan mengalami tekanan baik dari internal yakni dalam negeri maupun situasi gobal. Tenaga Ahli Profesional Kekayaan Alam, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menjelaskan sektor tambang akan mengalami koreksi di paruh pertama tahun ini. Kemudian

By Egenius Soda
Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan, energi, konstruksi, hingga migas sedang menghadapi sejumlah tantangan operasional. Di tengah kebutuhan produksi yang tinggi, perusahaan juga dituntut untuk menjaga efisiensi, mengurangi downtime, dan memastikan alat berat tetap bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Dalam penggunaan mesin

By Egenius Soda