Banjir Dan Longsor Di Tambang Freeport Indonesia

Jakarta-TAMBANG. Akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Senin, 15 Februari 2016, telah terjadi banjir di beberapa lokasi tambang Tembagapura dan sekitarnya. Luapan air ini juga menggenangi beberapa fasilitas perusahaan seperti barak. VP Corporate Communications Freeport Indonesia, Riza Pratama memastikan membenarkan hal ini. Ia juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan oleh peristiwa ini. “Tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan atas peristiwa tersebut. Selain itu tim EP&R PTFI saat ini sudah siaga penuh di beberapa area dan membantu evakuasi karyawan yang tempat tinggal mereka terkena dampak,”terang Riza. Terkait kejadian ini Riza juga menjelaskan bahwa seluruh kegiatan produksi di tambang Tembagapura tidak terganggu. “Sejauh ini aktivitas produksi tidak terganggu oleh kejadian ini,”tandas Riza.

Artikel Terkait

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin