Laba Bersih ITMG Tembus Rp3,26 Triliun pada 2025

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan laba bersih sebesar USD195 juta (Rp3,26 triliun) pada tahun buku 2025. Hal ini berdasarkan laporan keuangan konsolidasian auditan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia.

Laba Bersih ITMG Tembus Rp3,26 Triliun pada 2025
Area pertambangan ITMG. Dokumentasi: ITMG.

Jakarta, TAMBANG – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan laba bersih sebesar USD195 juta (Rp3,26 triliun) pada tahun buku 2025. Hal ini berdasarkan laporan keuangan konsolidasian auditan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia.

“Perusahaan membukukan laba bersih sebesar USD195 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025,” demikian Manajemen TMG dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (27/2).

Sementara, Pendapatan perseroan tercatat Rp31,41 triliun pada 2025, turun 18% dibandingkan Rp38,48 triliun pada 2024. Penurunan ini dipicu melemahnya harga jual rata-rata (ASP) sebesar 20% dari sekitar Rp1,60 juta per ton menjadi sekitar Rp1,27 juta per ton.

“Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar USD1.881 juta pada FY25, menurun sebesar 18% dibandingkan USD2.304 juta pada FY24. Pendapatan yang lebih rendah tersebut terutama disebabkan oleh penurunan ASP sebesar 20% sejalan dengan penurunan harga acuan batu bara,” imbuhnya.

Meski demikian, volume penjualan naik menjadi 24,7 juta ton dari 24,0 juta ton, seiring kenaikan produksi 5% secara tahunan.

“Perusahaan mencatatkan volume penjualan batu bara yang lebih tinggi menjadi sebesar 24,7 juta ton pada FY25 dibandingkan dengan 24,0 juta ton pada FY24. ITMG mencatatkan peningkatan produksi batu bara sebesar 5% secara tahunan” jelasnya.

Beban pokok pendapatan turun dari Rp26,82 triliun pada 2024 menjadi Rp23,35 triliun pada 2025.

Selain itu, melalui RUPSLB 3 November 2025, perseroan menyetujui program pembelian kembali saham maksimal 113 juta lembar (10% dari saham beredar) dengan alokasi dana hingga Rp2,5 triliun. Hingga akhir 2025, sebanyak 6 juta lembar saham atau 0,5% telah dibeli kembali.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin