Kemen LHK Keluarkan IPPKH dan Road Map  Tailing Freeport

Kemen LHK Keluarkan IPPKH dan Road Map  Tailing Freeport
Irjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ilyas Saad, saat Diskusi Publik di KAHMI Centre, Jakarta, Rabu (9/1)
Jakarta, TAMBANG – Seiring dengan divestasi saham 51 Persen PT Freeport Indonesia oleh Pemerintah Indonesia melalui PT Indonesia Asahan Alumuinum (Inalum), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) menerbitkan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) seluas e,810,61 hektare (Ha) kepada PT Freeport Indonesia.   Inspektur Jenderal (Irjen) Kemen LHK, Ilyas Saad, mengatakan, ada beberapa tindak lanjut yang dilakukan Freeport  setelah adanya temuan dari Kemen LHK dan Badan Pemeriksa Keuangan. Diantaranya dengan mengurus IPPKH serta menyusun road map pengelolaan tailing.  Setelah sebelumnya, Kemen LHK memberikan sanksi administratif kepada Freeport karena lalai mengurus IPPKH dan Freeport membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) IPPKH sejak 2008 – 2018 disertai denda dengan jumlah Rp480 miliar.   IPPKH diterbitkan seluas 3.810,61 ha dengan SK Nomor 590/MENLHK/SETJEN/PLA.0/12/2018 tentang IPPKH untuk kegiatan operasi produksi tembaga DMP dan sarana penunjangnya pada kawasan hutan lindung dan hutan produksi terbatas di Kabupaten Mimika, Papua.   “IPPKH berlaku sesuai dengan masa berlaku kontrak karya dan dapat diperpanjang sesuai jangka waktu IUPK (Izin Usaha Produksi Khusus),” kata Ilyas Saad, saat Diskusi Publik “Kembalinya Freeport ke Indonesia: Antara Kepentingan Nasional dan Kepentingan Asing” yang di gelar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Centre, di Jakarta, Rabu (9/1).   Terkait dengan penyusunan road map tailing, Ilyas menjelaskan, sudah disusun untuk waktu kerja selama tahun 2018-2024   atau sampai dengan masa penutupan tambang terbuka Grasberg. Road map pengelolaan tailing terdiri dari conceptual study, feasibility study untuk empat pendekatan yaitu cross levee elevasi rendah, cross levee multi tanggul, isolasi dampak pengendapan pada area estuari dan pemanfaatan tailing serta pengembangan wilayah. Serta road map kegiatan pengelolaan tailing.   Dalam melakukan upaya pengelolaan tailing, dilakukan melalui 11 pendekatan yang dikelompokkan pada, penanganan material di area tambang dan Wanagon (Hulu), penanganan material di Modified Ajkwa Deposition Area (ModADA). Kemudian penanganan material di Estuari (Hilir), dan pemanfaatan tailing.   “Road map disusun sebagai langkah penanganan tailing dari waktu ke waktu untuk menurunkan TSS (Konsentrasi padatan tersuspensi) pada ModADA,” tutur Ilyas.   Selain itu, Kemen LHK juga telah memperkuat road map tailing dengan menetapkan dan mencabut beberapa regulasi. Yaitu mencabut Keputusan Menteri (Kepmen) LHK Nomo 431/2008 tentang Persyaratan Pengelolaan taling Freeport di daerah pengendapan Ajkwa atau ModADA. Kemudian menerbitkan SK Nomor 175/MENLHK/SETJEN/PLB.3/4/2018 tanggal 9 Aprilk 2018 tentang Pengelolaan Tailing Freeport di daerah penimbunan Ajkwa atau ModADA.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin
XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin