Kembangkan Pusat Pengembangan Energi Primer, PLN EPI Gandeng PLN Puslitbang

Kembangkan Pusat Pengembangan Energi Primer, PLN EPI Gandeng PLN Puslitbang
Jakarta,TAMBANG, Sub Holding PT PLN yang dibentuk untuk memastikan ketersediaan pasokan energi primer PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) akan mengembangkan Pusat Pengembangan Energi Primer (P2EP). Dalam merealisasikan rencana ini, PLN EPI menggandeng PLN Puslitbang. Kolaborasi kedua entitas yang bernaung dibawah PT PLN (Persero) ini dikukuhkn dalam penandatanganan MoU kerja sama yang dilakukan pada hari Jumat (17/3) di Bandung. Kegiatan ini disaksikan langsung Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi, Bagus Setiawan. General Manager PLN Puslitbang Iswan Prahastono dikesempatan itu menjelaskan bahwa Nota Kesepahaman ini dibuat dengan tujuan untuk pemanfaatan pengetahuan, pengalaman, peralatan, dan fasilitas yang dimiliki PLN EPI dan PLN Puslitbang untuk saling meningkatkan kompetensi. “PLN Puslitbang akan konsisten melakukan dan mengintegrasikan penelitian maupun inovasi di PLN untuk membantu dalam pengembangan P2EP ini”, terang Iswan. Sementara Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi, Bagus Setiawan mengatakan bahwa aplikasi P2EP dapat memberikan value creation bagi PLN EPI sehingga penyediaan energi primer menjadi lebih andal dan efisien. Juga mampu mengintegrasikan segala informasi ke seluruh stakeholder. Kerja sama Pengembangan Pusat Pengatur Energi Primer (P2EP) ini merupakan ide yang memanfaatkan kemajuan teknologi IT dan mengintegrasikan Big Data yang dilengkapi dengan kemampuan untuk machine learning. Dari sana akan memberikan output, yaitu Security of Supply, Cost Efficiency, Fuel Mix Recommendation, dan Decarbonization Roadmap. Sebelumnya, untuk merealisasikan kerja sama ini telah dilaksanakan pembuatan Proof of Concept (POC) yang akan menjadi pilot project dan gambaran awal dari P2EP. POC sementara akan difokuskan pada scope 6 pembangkit besar Jawa-Bali yang mewakili variasi energi primer maupun variasi skema bisnisnya. Diterangkan juga bahwa saat ini pembangunan P2EP masuk pada inisiasi Prototype Data Lake untuk Big Data P2EP.

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda