Kapasitas Pembangkit Listrik Nasional Bertambah 4,4 GW di Semester I Tahun 2025

pembangkit listrik

Jakarta, TAMBANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa terjadi penambahan kapasitas pembangkit listrik nasional sebesar 4,4 Gigawatt (Gw) sepanjang semester I tahun 2025.

“Listrik yang terpasang sekarang untuk tahun 2025 semester 1 itu 105 GW. Artinya selama satu semester ini terpasang 4,4 GW,” ujar Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Semester I Tahun 2025, dikutip Kamis (14/8).

Bahlil menyebut bahwa penambahan kapasitas pembangkit ini merupakan pembangkit yang sudah beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/COD).

Sementara itu, berdasarkan data tahun 2024, tercatat kapasitas terpasang pembangkit listrik nasional berada pada angka 100,6 GW.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan bahwa penambahan kapasitas terpasang pembangkit juga diiringi peningkatan kapasitas terpasang pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sepanjang semester I Tahun 2025 ini menambah 876,5 Megawatt (MW).

“Ada penambahan 0,6% (pembangkit EBT) dari tahun 2024,” jelasnya.

Pada tahun 2024, kapasitas terpasang pembangkit EBT sebesar 761,9 MW, sehingga pada semester I tahun ini terjadi peningkatan sebanyak 15%.

Secara keseluruhan, total kapasitas terpasang pembangkit EBT adalah sebesar 15,2 GW, atau setara dengan 14,5% dari total pembangkit nasional.

Adapun penambahan kapasitas pembangkit EBT semester I tahun 2025, diantaranya terdiri dari PLTP 105,2 MW (Lumut Balai, Ijen, Gunung Salak), PLTA 492 MW (Merangin), PLTM 8,2 MW (Merangin, Kanzy), PLTS 233,3 MW (tersebar di seluruh Indonesia), dan PLTBm 37,8 MW (tersebar di beberapa wilayah Indonesia). 

Baca juga: PT Timah Bukukan Laba Bersih Rp300,07 Miliar di Semester I 2025

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin
Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Jakarta,TAMBANG,- Di tengah semakin besarnya peran energi baru dan terbarukan dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, membangun teknologi dan infrastruktur saja tidak cukup. Bagi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), kepercayaan dari para pemangku kepentingan menjadi modal yang sama pentingnya untuk memastikan setiap langkah transformasi berjalan dengan baik. Kepercayaan

By Egenius Soda
Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Jakarta,TAMBANG,- Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di industri pertambangan terus mendapat perhatian. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 yang mempertemukan 24 Emergency Response Team (ERT) dari berbagai perusahaan pertambangan dan industri di Indonesia serta Australia. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar

By Egenius Soda