Jaya Pari Steel Ganti Sekretaris Perusahaan

Jaya Pari Steel Ganti Sekretaris Perusahaan
Jakarta – TAMBANG. PT Jaya Pari Steel Tbk (JPRS) menunjuk Drs. Yurnalis Ilyas Ak. (sebelumnya adalah Direktur di PT Jaya Pari) menjadi Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary). Penunjukan tersebut sekaligus membatalkan penunjukan Sekretarus Perusahaan sebelumnya.   “Penunjukan ini sekaligus membatalkan penunjukan sekretaris perusahaan sebelumnya dan berlaku sejak tanggal surat penunjukan ini sampai dengan adanya pembatalan tertulis,” ujar Presiden Direktur Jaya Pari, Gwie Gunato Gunawan dalam keterangan resminya kepada bursa jum’at (19/6).   Pada kuartal 1 2015 PT Jaya Pari mencetak laba bersih Rp1,32 miliar. Laba bersih tersebut mengalami penurunan sebesar 69,30% bila dibandingkan dengan laba bersih pada kuartal 1 2014 yaitu Rp4,30 miliar.   Anjiloknya kinerja Jaya Pari pada kuartal 1 2015 disebabkan oleh penjualan Perseroan yang merosot sebesar 68,38% menjadi Rp94,19 miliar dari penjualan pada kuartal 1 2014 yaitu Rp158,60 miliar.   Beban pokok penjualan mengalami penurunan dari Rp144,91 miliar menjadi Rp92,73 miliar. Keuntungan (Kerugian) kurs meningkat dari Rp(7,23) miliar menjadi Rp6,44 miliar. Beban usaha dan lainnya mengalami peningkatan dari Rp2,57 miliar menjadi Rp3,80 miliar.   Aset JPRS pada kuartal 1 2015 mencapai Rp461,36 miliar, meningkat 23,64% dari aset tahun 2014 yaitu Rp373,15 miliar. Utang Perseroan meningkat dari Rp22,69 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp109,77 miliar pada kuartal 1 2015.

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda