Jadi Mainan Mafia, Cost Recovery Ingin Dihilangkan

Jadi Mainan Mafia, Cost Recovery Ingin Dihilangkan

Jakarta-TAMBANG. Tim reformasi tata kelola migas mulai menyoroti sektor hulu migas. Salah satunya soal cost recovery yang diduga juga menjadi mainan mafia migas

Anggota tim reformasi, Fahmi Radi mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengkaji bentuk cost recovery. Apakah perlu tetap dipertahankan atau tidak karena selama ini, cost recovery sangat membebani negara, bahkan cenderung menjadi permainan mafia migas, seperti mark up klaim cost recovery.

Cost recovery merupakan uang pengganti biaya operasi, yang dikeluarkan oleh Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS/Perusahaan Migas) untuk melaksanakan kegiatan eksplorasi, dan produksi migas di suatu wilayah kerja atau blok migas. Kontraktor berhak mendapatkan biaya recovery, setelah ladang minyak dan gas dapat berproduksi secara komersial, melalui sistem bagi hasil dengan negara.

“Opsi yang muncul salah satunya bagi hasil migas turun jadi 60%, dan KKKS (kontraktor kontrak kerjasama) 40% tapi tanpa ada cost recovery. Apalagi mitos investor tidak akan mau masuk atau investasi hulu migas, tanpa ada cost recovery, itu nggak benar. SKK Migas juga tetap bisa awasi KKKS tanpa cost recovery, karena blok migas yang dikerjakan KKKS adalah milik negara atau aset negara,” jelas Fahmi.

Opsi lain, kata Fahmi, cost recovery akan diganti dengan royalti dan pajak. Namun semua usulan atau rekomendasi ini akan tertuang dalam draf revisi Undang-Undang (UU) Migas, sebagai masukan dari pemerintah kepada DPR yang sudah lama berinisiatif untuk merevisi UU Migas.

“Jadi sistem PSC atau kontrak bagi hasil akan tetap dipertahankan, tapi cost recovery-nya dihilangkan karena ini sarang mafia,” tutupnya.

Sebagai informasi, pada 2011, dana cost recovery yang diberikan pemerintah kepada KKKS mencapai US$ 15,22 miliar, pada 2012 meningkat menjadi US$ 15,51 miliar, pada 2013 meningkat lagi menjadi US$ 15,92 miliar. Lalu pada 2014 mencapai yang dianggarkan pada APBN Perubahan 2014 sebesar US$ 17,8 miliar, sampai 26 Desember 2014 realisasi cost recovery sudah mencapai US$ 15,913 miliar.

Artikel Terkait

Antam Resourcindo–Tanjung Alam Jaya Tanam 1.000 Pohon dalam Gerakan Tobat Ekologis Nasional

Antam Resourcindo–Tanjung Alam Jaya Tanam 1.000 Pohon dalam Gerakan Tobat Ekologis Nasional

Jakarta, TAMBANG — PT Antam Resourcindo (RESOURCES ID) bersama PT Tanjung Alam Jaya (PT TAJ) berkolaborasi melaksanakan Gerakan Tobat Ekologis Nasional melalui program 1000 Pohon untuk Negeri yang diinisiasi oleh RESOURCES ID diwilayah konsesi PKP2B PT TAJ. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta mendorong

By Rian Wahyuddin
Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin