Medco Raih PROPER Emas Empat Kali

Medco Raih PROPER Emas Empat Kali

Jakarta - TAMBANG. PT Medco E&P Indonesia - Rimau Asset tahun ini kembali meraih PROPER Emas. Ini adalah kali keempat perusahaan tersebut meraih penghargaan tertinggi PROPER, berturut-turut setiap tahunnya sejak 2011. Sampai saat ini, Rimau Asset jadi satu-satunya perusahaan E&P minyak dan gas bumi yang bisa mempertahankan prestasi itu.

PT Medco E&P Indonesia - Rimau Asset adalah anak perusahaan PT Medco Energi Internasional Tbk yang bergerak di bidang E&P (Eksplorasi dan Produksi) Minyak dan Gas Bumi Daratan di Sumatera Selatan. Sejak berdiri tahun 1997, kapasitas produksinya mencapai 11.500 barrel minyak mentah per hari.

PT. Medco E&P Indonesia Rimau Asset senantiasa mengusung gagasan “green and organic” dalam program pengembangan masyarakat. Setelah sukses mengembangkan pertanian padi organik dengan metode SRI, Medco mulai memperluas cakupan program ke komoditi non padi. Budidaya karet organik mulai dikembangkan Medco bersama masyarakat. Karet telah menjadi bagian dari kehidupan sebagian besar masyarakat Sumatera Selatan. Namun kualitas dan hasil belum sesuai dengan yang diharapkan. Melalui program ini, Medco membuktikan bahwa metode organik mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil karet dengan tetap menjaga lingkungan hidup.

Pencapaian prestasi tersebut memperlihatkan perbedaan Rimau Asset dengan perusahaan sejenis, sebagaimana yang menjadi catatan khusus Tim PROPER. Pertama, Rimau Asset mencatat angka nol (nihil) atas tingkat pembuangan limbah cair (air) ke lingkungan sekitar pusat eksplorasi (zero wastewater surface discharge) sejak tahun 1998, berkat sistem injeksi 100% limbah air terproduksi (produced water). Kedua, mencatat angka nihil atas tingkat pembakaran gas (zero gas flaring) berkat system pembangunan dan pengoperasian kilang mini LPG (tahun 2006) serta dengan pemasangan kompresor gas bertekanan rendah (tahun 2011). Ketiga, melaksanakan program pemberdayaan masyarakat lokal melalui pola pertanian organik.

Tidak berhenti sampai disitu, pada tahun 2014, Rimau Asset melakukan upaya berkelanjutan dalam memperbaiki kinerja lingkungan. Dalam pemanfaatan sumber daya, pelaksanaan EOR Pilot Project dan Efisiensi Sistem Transportasi menjadi program unggulan untuk kriteria Efisiensi Energi. Selain itu, Rimau Asset tetap melakukan optimalisasi untuk menjaga penurunan emisi dalam kegiatan operasinya dengan utilisasi gas flare yang masih tersisa. Konsep green supply chain management dalam pengurangan dan pemanfaatan Limbah B3 terbukti mampu menjadikan pengelolaan limbah B3 rantai supply yang berwawasan lingkungan

Malam Anugerah PROPER 2014 dilaksanakan Selasa (2/12) malam di Jakarta. Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir untuk menyerahkan piagam kepada para peraih penghargaan PROPER.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin