PGE Genjot Penyelesaian Proyek PLTP Ulubelu Unit 3 & 4

PGE Genjot Penyelesaian Proyek PLTP Ulubelu Unit 3 & 4
Lampung-Jakarta. PT Pertamina (Persero) genjot pengerjaan proyek panas bumi Ulubelu unit 3 & 4 dengan total kapasitas 2 x 55 MW yang diharapkan dapat menjadi penopang bagi ketersediaan pasokan listrik di wilayah provinsi Lampung.   PLTP Ulubelu 3 & 4 termasuk dua dari proyek-proyek yang pemancangan tiang pertamanya diresmikan oleh Presiden Jokowi pada awal Juli lalu. Proyek PLTP Ulubelu 3 & 4 dibangun oleh PT Pertamina Geothermal Energy dengan skema total project, artinya PGE menjual listrik langsung kepada PLN.   Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengungkapkan proyek yang juga termasuk dalam breakthrough project Pertamina di sektor hulu tersebut saat ini telah mencapai kemajuan sebesar 56,12%. Dengan kemajuan tersebut, Syamsu yakin PLTP Ulubelu akan tuntas sesuai target COD, yaitu Agustus 2016 untuk PLTP Ulubelu unit 3 dan Juni 2017 untuk PLTP Ulubelu unit 4.   “Dengan kemajuan proyek yang ada saat ini, kami yakin PLTP Ulubelu 3 & 4 akan selesai dan onstream sesuai target. Jika tuntas, secara keseluruhan PLTP Ulubelu akan berkontribusi sebesar 23% dari total pasokan listrik untuk Lampung,” terangnya dalam keterangan pers, Selasa (18/8).   Saat ini pasokan listrik di Lampung yang mencapai 832,2 MW (daya terpasang) dan 52% di antaranya bergantung dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), 19% dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), 14% Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan hanya 13% dari PLTP. Pada 2017 ketika daya terpasang mencapai 994 MW, PLTP Ulubelu 1,2,3 dan 4 akan berkontribusi sebesar 220 MW.   Syamsu Alam juga mengungkapkan proyek PLTP Ulubelu 3 & 4 pekerjaan engineering, procurement, dan construction (EPC) oleh konsorsium Sumitomo-Rekayasa Industri sebagai bentuk pemberdayaan kemampuan nasional. Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), anak perusahaan yang bergerak di bidang pengeboran bertindak selaku pelaksana pekerjaan pengeboran sumur.   PLTP Ulubelu 3 & 4 total pengeboran ditargetkan mencapai 23 sumur yang terdiri dari 17 sumur produksi dan enam sumur injeksi. Saat ini, 20 sumur telah berhasil dibor, dengan perincian 16 sumur produksi dan 4 sumur injeksi.   “Saat ini rig PDSI sedang persiapan untuk pengeboran sumur produksi,” tutupnya.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin