Inalum Teken Kesepakatan Divestasi 20% Saham Vale Indonesia

Inalum Teken Kesepakatan Divestasi 20% Saham Vale Indonesia


Jakarata, TAMBANG – PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) meneken kesepakatan soal divestasi saham PT Vale Indonesia sebesar 20%. Kesepakatan tersebut tertuang dalam perjanjian-perjanjian definitif antara Vale Canada Limited dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd dengan Inalum.


“Syarat dan ketentuan akhir telah diselesaikan dalam perjanjian-perjanjian dan termasuk pembelian 20% saham PT Vale oleh Inalum,” kata Chief Financial Officer Vale Indonesia, Bernardus Irmanto melalui keterangan resminya, Sabtu (20/6).


Selanjutnya, Inalum akan secara resmi memiliki saham Vale Indonesia setelah menyelesaikan transaksi pembelian. Adapun nilai transaksi yang wajib dibayar Inalum kepada Vale Canada dan Sumitomo sebesar Rp 5,5 triliun atau USD 371 juta.


“Vale Canada dan Sumitomo akan menerima secara tunai setelah penyelesaian transaksi, yang diharapkan akan terjadi pada akhir tahun 2020,” sambung Bernadus.


 Kepemilikan 20% saham Inalum akan didapatkan lewat Vale Canada sebesar 14,9% dan dari Sumitomo sebesar 5,1%. Kemudian, keduanya akan otomatis memegang saham Vale Indonesia masing-masing sebesar 44,3%2 dan 15,0% di PT Vale, dengan total partisipasi 59,3%.

Untuk diketahui, transaksi divestasi dilakukan sesuai dengan kewajiban Vale Indonesia berdasarkan Kontrak Karya (KK) tanggal 15 Januari 1996 dengan Pemerintah Indonesia. Penandatanganan perjanjian ini merupakan kelanjutan dari perjanjian pendahuluan yang sebelumnya ditandatangani pada 11 Oktober 2019. 


Berdasarkan KK, divestasi merupakan salah satu syarat untuk keberlanjutan operasi PT Vale setelah 2025. 

“Penandatanganan perjanjian ini menempatkan Vale Indonesia pada posisi yang tepat untuk berkontribusi bagi pembangunan Indonesia dan memperkuat komitmen jangka panjang,” pungkas Bernadus.

Artikel Terkait

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin
KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

Jakarta, TAMBANG - PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menjalani penilaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) untuk rencana kegiatan pertambangan pasir silika beserta fasilitas penunjangnya di Kecamatan Poleang Selatan dan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Penilaian yang

By Rian Wahyuddin