IHSG Bergerak Positif

IHSG Bergerak Positif
Jakarta, TAMBANG -Pasca terbenam dalam zona merah, laju IHSG mampu bergerak positif seiring dengan kembalinya aksi beli pelaku pasar yang memanfaatkan pelemahan sebelumnya.   Binaartha Institutional Research, pada Selasa (8/5), menganalisis, banyaknya saham-saham yang telah terdiskon memberikan peluang bagi pelaku pasar untuk dapat mengakumulasi di harga rendah.   Meski laju Rupiah “berhasil” menyentuh level Rp14 ribu per USD 1 namun, IHSG mencoba untuk bertahan positif. Bahkan mencoba bergerak naik di atas level 5800. Aksi beli pada saham-saham big caps mendorong IHSG ke zona hijau.   Adanya rilis pertumbuhan GDP sebesar 5,06 persen dan kenaikan penjualan ritel di bulan Maret dimana Indeks Penjualan Riil (IPR) naik 2,5 persen (YoY) cukup mengimbangi sentimen pelemahan Rupiah dan variatifnya pergerakan bursa saham Asia.   Asing mencatatkan nett sell Rp 665,86 miliar dari sebelumnya nett sell Rp 842,04 miliar.   Pergerakan IHSG pada Selasa, 8 Mei 2018   Kenaikan IHSG sebesar 92,75 poin atau 1,60 persen lebih tinggi dibandingkan pelemahan sebelumnya yang turun 66,39 poin atau -1,13 persen. Pergerakan IHSG di atas kisaran support 5812-5823.   Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 5850-5865 dan resisten 5893-5912. Kenaikan yang baru saja terjadi cukup didukung oleh sentimen yang ada. Meski demikian, adanya aksi beli menopang kenaikan IHSG meski tidak diimbangi sentimen yang ada. Untuk itu, kenaikan yang terjadi kembali diuji ketahanannya untuk dapat kembali melanjutkan kenaikannya.   Diharapkan sentimen yang ada mampu mempertahankan momentum kenaikan tersebut. Tetap waspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah.   Saham-saham pilihan: UNTR Trading sell jika 32700 gagal bertahan. Support 32575-32700 Resisten 33000-33150 HOKI Maintain buy selama dapat bertahan di atas 720. Support 715-720 Resisten 755-775 UNVR Maintain buy selama dapat bertahan di atas 47750. Support 47675-47750 Resisten 48150-48275 BBCA Maintain buy selama dapat bertahan di atas 22175. Support 22100-22175 Resisten 22450-22575 MARK Trading buy selama dapat bertahan di atas 1730. Support 1715-1730 Resisten 1755-1775        

Artikel Terkait

Dari Ekspor Unit Tunggal Menuju Terobosan Solusi Terintegrasi | LOVOL Heavy Industry Tampilkan Solusi Pertambangan Terpadu dari Hulu ke Hilir di Indonesia International Mining Exhibition 2026

Dari Ekspor Unit Tunggal Menuju Terobosan Solusi Terintegrasi | LOVOL Heavy Industry Tampilkan Solusi Pertambangan Terpadu dari Hulu ke Hilir di Indonesia International Mining Exhibition 2026

LOVOL Heavy Industry tampil menonjol di Mining Indonesia dengan solusi pertambangan terintegrasi yang mencakup proses penggalian, pemuatan, hingga pengangkutan. Didukung portofolio alat berat yang beragam, desain yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, serta pengalaman dalam teknologi energi baru.

By Fahmi Adam
Rayakan Usia 36 Tahun, PERHAPI Komit Kawal dan Dukung Industri Pertambangan Berkelanjutan

Rayakan Usia 36 Tahun, PERHAPI Komit Kawal dan Dukung Industri Pertambangan Berkelanjutan

Jakarta,TAMBANG,- Saat ini, industri pertambangan nasional sudah semakin berkembang. Perannya pun semakin penting sebagai penopang perekonomian nasional. Namun harus diakui bahwa ada sejumlah tantangan maupun permasalahan yang dihadapi. Industri pertambangan harus menghadapi dinamika baik dari internal maupun eksternal. Adanya dinamika geopolitik internasional dan dinamika supply-demand komoditas mineral dan

By Egenius Soda
Dorong Ketahanan Pangan dan Edukasi Lingkungan, PAMA Ajak Pelajar Tanam Padi Organik di Kutai Timur

Dorong Ketahanan Pangan dan Edukasi Lingkungan, PAMA Ajak Pelajar Tanam Padi Organik di Kutai Timur

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site Indominco bersama PT Indominco Mandiri (IMM) mengajak puluhan pelajar mengenal pertanian dan pentingnya menjaga lingkungan melalui kegiatan tanam padi organik di Kawasan Wisata Sawah Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur. Mengusung tema “Bersinergi untuk Bumi, Pendidikan, dan Masa Depan yang Berkelanjutan”

By Rian Wahyuddin