Harga Tembaga Turun Dipicu Ekonomi Cina

Harga Tembaga Turun Dipicu Ekonomi Cina
Jakarta, TAMBANG. HARGA tembaga turun selama dua hari berturut-turut, dipicu oleh kekhawatiran merendahnya pertumbuhan ekonomi Cina terus berkepanjangan. Cina merupakan konsumen tembaga terbesar di dunia.   ‘’Pasar terlihat belum percaya bahwa ekonomi Cina akan pulih dalam waktu dekat,’’ kata Michael Turek, Kepala Logam Dasar pada konsultan BBC Partners Inc., di New York.   Di Bursa Komoditi New York, harga tembaga untuk penyerahan Mei turun 0,4%, menjadi $2.101 per pound, pada jam 13.13 waktu New York. Ini merupakan penurunan kedua berturut-turut sejak 11 Februari.   Harga di 18 produsen terbesar di dunia, menurut pelacakan Bloomberg Intelligence, turun 3-4%. Ini penurunan terbesar dalam dua hari berturutan sejak 7 Januari 2016.   Harga saham Glencore turun 10%, BHP Billiton, yang merupakan perusahaan tambang terbesar di dunia, harga sahamnya ambruk 8,2%, setelah untuk pertama kalinya memangkas dividen dalam 15 tahun terakhir. Laba BHP semester lalu ambruk 92%.   Sumber foto: scmp.com

Artikel Terkait

PERHAPI, IAGI dan PERMINAS Sepakat Mulai Garap Data Mineral Tanah Jarang Indonesia

PERHAPI, IAGI dan PERMINAS Sepakat Mulai Garap Data Mineral Tanah Jarang Indonesia

Jakarta,TAMBANG,- Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS). Ketiga pihak ini sepakat untuk melakukan validasi, estimasi dan pelaporan sumber daya dan cadangan logam tanah jarang di Indonesia. Kegiatan penandatanganan nota kesepakatan ini dilaksanakan di

By Egenius Soda