Harga Minyak Naik Menjelang Pertemuan OPEC

Harga Minyak Naik Menjelang Pertemuan OPEC

TAMBANG, JAKARTA. HARGA minyak untuk penyerahan Januari naik 1,2% di bursa komoditi New York, kemarin. Sementara, kontrak untuk penyerahan Desember naik 3,9%.

Kenaikan harga minyak itu merupakan buah dari situasi di OPEC yang dinilai kondusif. Sebagaimana dikutip Bloomberg, kemarin, Gubernur OPEC di Libya, Mohammad Oun mengatakan bahwa pertemuan pendahuluan OPEC di Wina berlangsung lancer. Analisa oleh lembaga ekonomi internasional, Goldman Sachs menyatakan, kenaikan harga ini merupakan reaksi atas kesepakatan yang kemungkinan akan tercapai.

Minyak kembali naik pada 14 November, setelah selama delapan pekan harganya rendah. Kenaikan itu terjadi setelah anggota-anggota OPEC melakukan upaya diplomatik, menyongsong pertemuan pada 20 November mendatang untuk secara resmi memutuskan tingkat pasokan yang disepakati. Pada September sudah tercapai kesepakatan, tetapi sifatnya informal.

Bagi OPEC, mencapai kesepakatan dengan cara mengurangi tingkat produksi minyak, sungguh tidak mudah. Kalau tercapai, ini merupakan kesepakatan pertama yang dicapai dalam tempo delapan tahun. Rencana OPEC untuk mengurangi produksi selalu diganjal oleh rencana Iran yang ngotot menggenjot produksi, demi merebut pasar. Iraq juga minta keistimewaan agar boleh terus menambah produksinya, untuk mengembalikan duit biaya perang melawan Negara Islam Iraq Suriah (ISIS).

‘’Kesepakatan OPEC akan mendorong harga minyak menembus US$ 50 per barel,’’ kata Evan Lucas, ahli strategi pasar di IG Ltd, Melbourne. ‘’Bila kesepakatan lesan ini dicapai dengan masing-masing anggota OPEC menaati, harga minyak akan segera naik. Tapi, bisa saja setelah itu jatuh di kisaran $45-46 per barel,’’ lanjutnya.

Harga minyak acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate, untuk penyerahan Januari naik sebanyak 57 sen menjadi $48,81 per barel, di Bursa Komoditi New York, dan $48,73 di Bursa Singapura. Kontrak untuk Desember, yang ditutup Senin kemarin, naik $1,80 per barel menjadi $47,49, harga tertinggi sejak 28 Oktober. Volume minyak yang diperdagangkan sekitar 47% di atas rata-rata harga 100 hari terakhir.

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin