Frans Kesuma Terpilih Lagi Jadi Ketua Umum Aspindo

Frans Kesuma Terpilih Lagi Jadi Ketua Umum Aspindo
Frans Kesuma, Ketua Umum Aspindo dan Presiden Direktur PT United Tractors (UNTR)

Jakarta, TAMBANG – Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo) menyelenggarakan Musyarawah Nasional (MUNAS) ke-V secara virtual, Rabu (30/6). Agenda ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Ridwan Djamaluddin.

Salah satu agenda dari pertemuan nasional tersebut memilih pimpinan baru periode 2021-2024. Setelah melewati proses pemilihan yang melibatkan anggota, Frans Kesuma terpilih kembali sebagai Ketua Umum Aspindo untuk tiga tahun mendatang.

Frans sendiri saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur PT United Tractors, perusahaan distributor alat berat. Selain itu, pria asal Surabaya Jawa Timur ini juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Pamapersada Nusantara, salah satu kontraktor tambang terbesar di Indonesia.

Dalam sambutannya, Frans menjelaskan soal pentingnya peran asosiasi dalam membangun relasi dengan para pemangku kepentingan, mulai dari sesama pelaku usaha hingga pemerintah.

“Asosiasi juga menjadi sarana paling tepat untuk menyuarakan kepentingan anggota yang berkaitan dengan keberlanjutan bisnis. Apalagi di tengah dinamika yang terjadi akhir-akhir ini yang membawa konsekuensi perubahan, khususnya mengenai ketidakpastian sebagai dampak dari pandemi Covid-19,” terang Frans.

Menurutnya, usaha jasa memiliki kontribusi besar dalam industri pertambangan dan perekonomian nasional. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, investasi, hingga setoran pajak.

“Peranan usaha jasa pertambangan sangat besar dalam kontribusi terhadap pendapatan negara maupun dalam hal penyerapan tenaga kerja,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Frans menyampaikan apresiasi kepada pengurus Aspindo periode sebelumnya. Kemudian, ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari anggota sehingga dipercaya kembali menahkodai Aspindo.

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda