ESDM Persiapkan Empat Langkah Perkuat Devisa untuk Sektor Migas

ESDM Persiapkan Empat Langkah Perkuat Devisa untuk Sektor Migas
ilustrasi
Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto menjelaskan empat  strategi yang disiapkan Kementerian ESDM untuk memperkuat devisa nasional dari sektor migas.   “Strateginya, setidaknya ada empat yang tengah dipersiapkan,” ujar Djoko, daam keterangan resminya, Jumat (21/9).   Langkah pertama, seperti yang disebutkan Djoko, adalah kebijakan penggunaan campuran biodiesel 20 persen (B20) di setiap SPBU Pertamina. Sementara strategi kedua yang disiapkan adalah dengan membeli minyak mentah bagian Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).   “Jadi kalau B20 sukses, kita tidak mengeluarkan dolar untuk membeli (impor), kan. Begitu pula (minyak mentah) bagian KKKS,” imbuh Djoko.   Strategi yang ketiga, sebut Djoko, adalah memaksimalkan penggunaan produk jasa dalam negeri (TKDN). Sementara langkah keempat adalah dengan mewajibkan perusahaan menggunakan Letter of Credit (L/C) ketika membeli produk di sektor ESDM.   “Semua negara atau perusahaan yang akan membeli produk di bidang energi, baik itu batubara, emas, dan yang lainnya, itu harus bayar buka L/C di negeri ini. Kan kita dapat dolar. Yang buka L/C di luar negeri, kita pindahkan ke dalam negeri. Artinya akan banyak masuk uang,” jelas Djoko.   Sebelumnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan juga mengatakan bahwa Kementerian ESDM menetapkan kebijakan strategis untuk mengendalikan impor dan memperkuat devisa di sektor ESDM. Strateginya antara lain penataan ulang proyek ketenagalistrikan, penerapan mandatori B20, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dan kebijakan hasil ekspor sumber daya alam.    

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin