Danantara Dorong Transformasi Krakatau Steel Perkuat Industri Baja Nasional

PT Danantara Indonesia terus memperkuat langkah transformasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai bagian dari upaya membangun industri baja nasional yang sehat, berdaya saing, dan mampu menopang pertumbuhan industri ke depan.

Danantara Dorong Transformasi Krakatau Steel Perkuat Industri Baja Nasional

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Indonesia terus memperkuat langkah transformasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai bagian dari upaya membangun industri baja nasional yang sehat, berdaya saing, dan mampu menopang pertumbuhan industri ke depan.

Sebagai perusahaan baja nasional yang berdiri sejak 1970, Krakatau Steel telah lama menjadi bagian penting dari perjalanan industrialisasi Indonesia. Dalam perjalanannya, perusahaan juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan industri baja global hingga persoalan struktural yang mendorong dilakukannya restrukturisasi dan pembenahan secara menyeluruh.

Melalui proses restrukturisasi dan perbaikan yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir, Krakatau Steel kini berada pada fase pemulihan dengan fondasi yang semakin kuat, baik dari sisi keuangan, operasional, maupun tata kelola perusahaan.

COO Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa pembenahan Krakatau Steel merupakan bagian dari roadmap pertumbuhan industri nasional yang tengah disiapkan oleh Danantara Indonesia.

“Kami ingin industri nasional ke depan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Karena itu, sejumlah proyek strategis sedang kami jalankan, dan salah satunya adalah perbaikan terhadap Krakatau Steel,” ujar Dony dalam keterangannya, dikutip Kamis (5/2).

Menurutnya, kondisi Krakatau Steel saat ini menunjukkan perbaikan yang nyata. “Krakatau Steel hari ini sudah memasuki fase menuju sehat secara finansial. Danantara telah melakukan intervensi dan perbaikan terhadap kesehatan perusahaan, sehingga Krakatau Steel memiliki dasar yang lebih kuat untuk melangkah ke tahap pengembangan berikutnya,” lanjutnya.

Memasuki tahun 2026, fokus transformasi diarahkan pada penguatan industri baja nasional melalui pengembangan sektor hulu (upstream) sebagai bagian dari agenda hilirisasi. Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah penambahan kapasitas produksi baja.

 “Salah satu proyek yang kami dorong adalah pengembangan upstream industri baja, yang akan segera memasuki tahap groundbreaking, dengan penambahan kapasitas sekitar 3 juta ton,” jelas Dony.

 Selain itu, Danantara juga mendorong tumbuhnya industrialisasi di berbagai sektor yang memiliki keterkaitan langsung dengan baja. Dengan meningkatnya aktivitas industri, kebutuhan terhadap pasokan baja domestik pun diperkirakan akan terus meningkat.

“Dengan munculnya industrialisasi di berbagai sektor, kita tentu membutuhkan suplai baja yang kuat. Krakatau Steel diharapkan dapat mengambil peran penting dalam menjawab kebutuhan tersebut,” tutup Dony.

Melalui transformasi yang berkelanjutan ini, Danantara optimistis Krakatau Steel dapat kembali memperkuat perannya sebagai penggerak utama industri baja nasional yang lebih sehat, kompetitif, dan siap mendukung agenda pembangunan Indonesia ke depan.

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin