Cikarang Listrindo perlu 1.2 juta ton batu bara tahun 2017

Cikarang Listrindo perlu 1.2 juta ton batu bara tahun 2017
Jakarta – TAMBANG. PT Cikarang Listrindo Tbk (IDX:POWR) bakal memerlukan pasokan batubara sebesar 1,2 juta metric ton pertahun untuk pasokan pembangkit listrik di Babelan, Bekasi utara. Pasokan ini akan dibutuhkan ketika dua pembangkit listrik dengan total kapasitas 280MW (2×140MW) beroperasi pada kuartal IV 2016. “Sekarang pembangunan sudah mencapai 70%,” ujar Direktur Keuangan perseroan Christanto Pranata selasa (14/6). Perseroan mengandalkan pasokan batubara dari lokal yaitu Kalimantan Selatan. Dengan kalori 4200 kkal sampai 4600 kkal, perseroan mengaku sudah mengantongi kontrak jangka panjang selama 5 tahun. Saat ini perseroan memiliki pembangkit berbahan baku gas di Jababeka dan MM-2100 dengan kapasitas 864 MW selain di Babelan. Sebesar 218 MW diantaranya digunakan sebagai cadangan. Pada hari ini perseroan juga telah sah melantai di bursa. Jumlah saham yang dilepas sebesar 1,6 miliar lembar saham. Dengan perolehan dana Rp3,5 triliun, Rp2,4 dari IPO dan sisanya dari divestasi dari pemegang saham Rp1,1 triliun. Rencananya, 70% dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan untuk menambah kapasitas pembangkit listrik, baik pada fasilitas yang sudah ada maupun membangun fasilitas berbahan bakar gas dan uap atau batubara. Sementara 30% dana yang dihasilkan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan. Perseroan merupakan investasi dalam negeri yang beroperasi sejak 1993 sebagai perusahaan pembangkit listrik terbesar. Perseroan melayani kawasan industri di Cikarang.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin
XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin