Chappy Hakim Mundur Dari Presdir PT Freeport Indonesia

Chappy Hakim Mundur Dari Presdir PT Freeport Indonesia
Jakarta – TAMBANG.  Berita mundurnya Chappy Hakim sebagai Presiden Direktur PT Freeport, yang beredar sejak Sabtu (17/02) bukan sekadar isu belaka. Hari ini (18/02) manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) mengumumkan pengunduran diri Chappy Hakim dari jabatannya sebagai Presiden Direktur dan kembali ke posisinya semula sebagai penasehat perusahaan. Saat menanggapi perubahan manajemen ini, Chappy Hakim menyatakan, “Adalah kehormatan bagi saya untuk menjabat sebagai Presiden Direktur PTFI dan saya menaruh hormat pada perusahaan dan anggota-anggota timnya yang berbakat. Menjabat sebagai Presiden Direktur PTFI memerlukan komitmen waktu yang luar biasa, saya telah memutuskan bahwa demi kepentingan terbaik bagi PTFI dan keluarga saya, saya mengundurkan diri dari tugas-tugas saya sebagai Presiden Direktur dan melanjutkan dukungan saya kepada perusahaan sebagai penasehat.” Kata Chappy dalam siaran pers yang diterima redaksi Majalah TAMBANG. Richard C. Adkerson, Chief Executive Officer dan President Freeport-McMoRan Inc., menyampaikan terima kasih kepada chappy atas sumbangsihnya, dan menyatakan, “Kami memahami bahwa ini adalah keputusan yang sulit dibuat oleh Pak Chappy. Kami menyampaikan apresiasi atas jasa-jasa dan dukungan beliau terhadap perusahaan. Kami berharap untuk terus dapat menerima nasehat-nasehat dan saran-saran beliau.**

Artikel Terkait

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan ekspor produk pertambangan beserta turunannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku dan tidak dimaksudkan untuk menghambat ekspor mineral ikutan, termasuk potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terkandung dalam komoditas tambang utama. Penegasan tersebut menjadi salah satu hasil rapat koordinasi lintas kementerian yang membahas implementasi

By Rian Wahyuddin