Ceria Corp Dukung Pengembangan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang

Perusahaan tambang nikel terintegrasi, Ceria Corp mendukung percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah lingkar tambang Ceria di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Ceria Corp Dukung Pengembangan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang

Jakarta, TAMBANG – Perusahaan tambang nikel terintegrasi, Ceria Corp mendukung percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah lingkar tambang Ceria di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Hal ini ditandai dengan penerimaan kunjungan Komandan Distrik Militer (Dandim) 1412 Kolaka, Letkol Inf Choky Gunawan, bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Pemerintah Kecamatan Wolo di site operasional Ceria pada 19 Februari 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari koordinasi terpadu guna memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mengakselerasi implementasi program strategis nasional tersebut.

Agenda kegiatan meliputi silaturahmi dan diskusi strategis terkait implementasi Koperasi Merah Putih, serta peninjauan langsung lokasi rencana pengembangan koperasi di Desa Samaenre dan Desa Tolowe Ponre Waru. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi, aspek keselamatan, kesesuaian tata ruang, serta kepatuhan terhadap regulasi sebelum pembangunan fisik, gerai, pergudangan, dan kelengkapan fasilitas koperasi dilakukan.

Letkol Inf Choky Gunawan, menekankan pentingnya kolaborasi solid antara TNI, pemerintah daerah, dan perusahaan dalam mengawal program strategis nasional tersebut. Ia juga mendorong keterlibatan aktif Ceria dalam mendukung penguatan kapasitas dan pengembangan bisnis koperasi di desa-desa sekitar.

“Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional Presiden Prabowo yang harus kita kawal bersama. Kami berharap Ceria dapat berkolaborasi melalui program-programnya untuk membantu pengembangan bisnis koperasi di desa-desa sekitar, sehingga koperasi semakin maju dan keuntungan meningkat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (25/2).

Letkol Inf Choky Gunawan. Sumber: Istimewa.

Sementara, Asisten II Setda Kabupaten Kolaka, Agus Salim menegaskan bahwa dukungan dunia usaha, termasuk Ceria, menjadi faktor penting dalam mempercepat implementasi program dan menciptakan model koperasi desa yang sehat, mandiri, serta mampu menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Untuk menyukseskan program ini, seluruh pihak harus benar-benar serius dan berkomitmen. Seluruh pemangku kepentingan di daerah harus bersinergi, mulai dari tahap perencanaan, penguatan kelembagaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas oleh masyarakat,” tegasnya.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Ceria Nugraha Indotama, Alpi Cekdin, menyampaikan bahwa dukungan Ceria terhadap Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di lingkar tambang. Ia menambahkan bahwa bagi Ceria, membantu koperasi berarti turut mensejahterakan masyarakat, karena koperasi pada hakikatnya adalah milik dan dikelola oleh masyarakat itu sendiri.

“InshaAllah kami siap mendukung program strategis nasional ini. Koperasi Merah Putih sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dalam penguatan ekonomi desa. Dukungan akan kami sinergikan melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) maupun CSR perusahaan, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja, tata ruang, serta kepatuhan terhadap dokumen lingkungan,” ungkap Alpi.

Alpi juga menambahkan bahwa partisipasi aktif Ceria dalam pengembangan Koperasi Merah Putih turut mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ke-5 terkait hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta poin ke-6 yaitu membangun dari desa dan dari bawah guna mendorong pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

“Penguatan koperasi desa di wilayah tambang merupakan bagian dari ekosistem hilirisasi yang inklusif. Ketika industri berkembang, masyarakat sekitar juga harus tumbuh dan mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, terutama dalam membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi,” jelasnya.

Sebagai informasi, Koperasi Merah Putih merupakan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk memberdayakan ekonomi desa, dengan target implementasi pada Agustus 2026.

Program strategis ini dirancang sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal berbasis masyarakat melalui koperasi yang aman, produktif, dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Kolaka sendiri merencanakan pengembangan enam lokasi Koperasi Merah Putih di lingkar tambang Ceria sebagai bagian dari akselerasi program tersebut.