Capaian Kinerja Ditjen Migas 2019
- Penandatanganan 3 wilayah kerja (WK) baru yaitu WK Anambas, Selat panjang dan West Ganal. Bonus tanda tangan sebesar USD 37,6 juta dan komitmen pasti USD 268,5 juta.
- Penandatanganan kontrak perpanjangan/alih kelola 5 blok migas. Total komitmen kerja pasti USD 855,38 juta dan bonus tanda tangan USD 1,04 miliar.
- Penerimaan migas yaitu PNBP SDA Rp 119,48 triliun, PNBP fungsional USD 324,85 juta dan PPh migas Rp 52,08 triliun.
- Investasi migas mencapai USD 12,5 miliar, terdiri dari investasi hulu migas sebesar USD 11,5 miliar dan hilir migas USD 1 miliar.
- Alokasi gas domestik mencapai 64 persen.
- Lifting migas yaitu lifting minyak 746 mopd, lifting gas bumi 1.060 mboepd dan rata-rata ICP US4 62,37 per barel.
- Pembangunan infrastruktur yaitu jargas sebanyak 74.496 sambungan rumah di 16 kabupaten kota, konkit nelayan sebanyak 13.305 paket di 38 kabupaten/kota dan konkit petani 1.000 paket untuk petani kecil di empat kabupaten/kota.
- Implementasi formula harga BBM baru, menurunkan harga BBM umum.
- Mandatori B20 yang capaiannya 98,13 persen dengan potensial saving dari pengurangan impor solar sebesar USD 2,62 miliar.
- Perizinan online yang diluncurkan 6 Agustus 2019 yang terintegrasi dengan OSS dan Ditjen Migas, menerbitkan 235 izin usaha hilir migas dan 81 izin usaha hulu migas serta 90 non izin teknik dan lingkungan migas.
- Realisasi anggaran sebesar 96,89 persen dari pagu Rp 1,12 triliun.