Bursa Melemah Imbas Perang Tarif AS-China

Bursa Melemah Imbas Perang Tarif AS-China

Jakarta, TAMBANG – Berlanjutnya perseteruan pengenaan tarif dagang barang-barang impor antara China dan Amerika Serika (AS ) membuat sejumlah bursa saham Asia kembali melemah.

Binaartha Institutional Research, menganalisis pada Rabu (20/6), perseteruan muncul setelah Presiden AS Donald Trump berencana mengenakan tambahan tarif impor senilai 10 persen atas barang-barang impor China senilai USD200 miliar. Begitupun dengan China yang juga berencana mengenakan tarif serupa atas barang-barang impor dari AS.

Hal ini juga berimbas pada melemahnya bursa saham Eropa yang merespon negatif perseteruan dagang antara AS dan China. Indeks pan-European Stoxx 600 melemah 0,7 persen dengan tekanan pada seluruh sektor, kecuali sektor perbankan dan utilitas. Kekhawatiran atas perlakuan yang sama AS terhadap produk-produk impor Uni Eropa ke AS, membuat pelaku pasar cenderung menjauhi pasar.

Bahkasn di AS sendiri, respon yang sama juga terjadi pada bursa saham AS. Para pelaku pasar cenderung menjauhi pasar seiring dengan kembali adanya perseteruan dagang antara AS dan China, setelah Presiden Trump berencana mengenakan tarif impor terhadap sejumlah barang-barang impor dari China

Artikel Terkait

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin
KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

Jakarta, TAMBANG - PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menjalani penilaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) untuk rencana kegiatan pertambangan pasir silika beserta fasilitas penunjangnya di Kecamatan Poleang Selatan dan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Penilaian yang

By Rian Wahyuddin