Bumi Resource Minerals Hanya Keluarkan US$189 Ribu Untuk Eksplorasi

Bumi Resource Minerals Hanya Keluarkan US$189 Ribu Untuk Eksplorasi
Jakarta-TAMBANG. Emiten mineral milik Grup Bakrie, PT Bumi Resources Minerals, Tbk, (IDX: BRMS) hanya menghabiskan dana eksplorasi dengan jumlah total US$ 189 ribu sepanjang bulan Juli 2015 lalu.   Seperti yang dilansir dalam laporan keterbukaan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/8), aktivitas eksplorasi itu dilakukan oleh tiga anak usahanya yakni PT Dairi Prima Mineral, PT Citra Palu Minerals, dan PT Gorontalo Minerals.   Anak usaha yang menghabiskan dan eksplorasi paling besar adalah PT Gorontalo Minerals yang tengah menyelesaikan tahap studi kelayakan di Tombulilato, Gorontalo. Biaya eksplorasi yang dihabiskan sepanjang Juli lalu tercatat sebanyak US$ 108.164.   Perkembangan kegiatan eksplorasi di Gorontalo Minerals yang dilaporkan meliputi empat area di Blok I Tombulilato, yaitu Prospek Sungai Mak, Prospek Cabang Kiri, Prospek Motomboto, serta di Kayu Bulan. Di Sungai Mak dilakukan perawatan core shed dan peralatan pendukung pencatatan inti batuan, swapantau harian terhadap kualitas air, serta pemantauan dan pembacaan data hidrologi dan geohidrologi. Selain itu, program pembibitan dan revegetasi terus dilanjutkan.   Pekerjaan serupa juga dilakukan di Prospek Cabang Kiri. Namun untuk Prospek Motomboto, kegiatan yang digarap agak berbeda, yaitu melanjutkan uji metalurgi untuk mineralisasi oksida dan sulfida, yang dilakukan di Laboratorium Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB). Di Prospek Kayu Bulan, Gorontalo Minerals melakukan perhitungan suber daya mineral dan menyelesaikan validasi data assay, serta remodelling litologi, alterasi, dan mineralisasi.   Kemudian untuk Dairi Prima Mineral menghabiskan biaya eksplorasi sebesar US$18.703. Saat ini, perusahan pemegang Kontrak Karya itu sudah masuk dalam tahap perpanjangan konstruksi ke-VI, di lokasi tambang yang berada di Sumatera Utara.   Adapun kegiatan eksplorasi dilakukan dengan melanjutkan revisi keberadaan Sesar Jaluk pada deposit bijih Anjing Hitam, melanjutkan analisis keterdapatan sesar yang teramati di Lae Julu, serta menghitung nilai RQD, RMR, dan Q-System berdasarkan klasifikasi Bieniawski 1989 pada batuan yang tersingkap di Lae Julu.   Anak usaha BRMS lainnya yaitu Citra Palu Minerals menghabiskan dana eksplorasi US$64.029. Saat ini, pemegang Kontrak Karya itu masih berada pada tahapan studi kelayakan untuk wilayah tambang di Sulawesi Tengah.   Sepanjang Juli lalu, Citra Palu Minerals melanjutkan evaluasi dan penyusunan laporan studi geoteknik berdasarkan hasil uji laboratorium untuk perencanaan tambang. Selain itu dilakukan pengiriman contoh uji metalurgi dalam rangka keperluan studi kelayakan.  

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin
Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Jakarta,TAMBANG,- Di tengah semakin besarnya peran energi baru dan terbarukan dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, membangun teknologi dan infrastruktur saja tidak cukup. Bagi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), kepercayaan dari para pemangku kepentingan menjadi modal yang sama pentingnya untuk memastikan setiap langkah transformasi berjalan dengan baik. Kepercayaan

By Egenius Soda
Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Jakarta,TAMBANG,- Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di industri pertambangan terus mendapat perhatian. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 yang mempertemukan 24 Emergency Response Team (ERT) dari berbagai perusahaan pertambangan dan industri di Indonesia serta Australia. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar

By Egenius Soda