BPK: PNBP Migas dan Minerba Tahun 2018 Lampaui Target

BPK: PNBP Migas dan Minerba Tahun 2018 Lampaui Target
Jakarta, TAMBANG- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI  mengungkapkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Migas dan Minerba di tahun 2018 meningkat tajam bahkan melampaui target.   Rizal Djalil, Anggota BPK mengungkapkan situasi yang terjadi di daerah-daerah dengan PNBP terbesar tidak mendapatkan dana yang sesuai. Oleh karena itu BPK mengundang gubernur dan wakil gubernur dari Riau, dan Kalimantan untuk berdiskusi dalam acara seminar prospek penerimaan negara dari mineral, batu bara, dan migas di tahun politik di Universitas Indonesia, Depok, Senin,(1/4).   Menurut data Kementerian ESDM pada 2014 sampai 2018 lima provinsi dengan PNBP minerba terbesar yaitu Kalimantan Timur sebesar Rp90,91 triliun, Kalimantan Selatan Rp46,26 triliun, Papua Rp10, 96 triliun, Sumatera Selatan Rp7,37 triliun, dan Kalimantan Tengah Rp6,67 triliun.   Sedangkan lima provinsi dengan PNBP Migas terbesar yaitu Riau Rp12,00 triliun, Kalimantan Timur Rp1,29 triliun, Sumatera Selatan Rp590 miliar , Jawa Timur Rp200 miliar dan Sulawesi Selatan Rp170 miliar.   Namun, hal ini menjadi kontra dengan persentase penduduk termiskin menurut data Bappenas, dimana Papua menjadi  provinsi termiskin  dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 59,09  yang berada di urutan ke 34.   “Yang saya mau tekankan disini adalah Papua. Tingkat kemiskinannya paling bawah, dan IPM nya juga paling bawah. Ini persoalan bagi bangsa. Apa yang harus kita lakukan pada Papua,  kalau ini tidak kita perhatikan ini berbahaya bagi nation kita,” ungkap Rizal.   Riau juga menjadi salah satu provinsi dengan PNBP besar, namun menjadi provinsi termiskin kedua di Sumatera. Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, sejak tahun 2001 baru merasakan kemerdekaan. Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi yang merasakan ketidakadilan dalam proses pembangunan di Indonesia sebelumnya.   “Ini kalau dalam terminologi agama Islam, bukan lagi miskin tapi fakir,” ungkap Hadi.    

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin
XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin