Bisnis Astra Agro Antara Biodiesel atau Industri Makanan

Bogor – TAMBANG. PT Astra Agro Lestari Tbk ( AALI) sedang menggodok rencana untuk masuk ke hilir dari usahanya selama ini. Rencana ini sedang ditimbang, apakah akan serius masuk ke industri energi berupa biodiesel atau industri makanan yang saat ini sudah memproduksi monyak goreng.   “Saat ini kita belum ada pipeline untuk pabrik biodiesel, baru tahapan studi kelayakan,” ujar Rudi Limardjo, investor relation AALI, jum’at (11/11).   AALI saat ini memang sedang berada dalam bisnis intermediate atau dari upstream hingga tengah-tengah sebelum downstream. Bisnis upstream perseroan adalah perkebunan kelapa sawit, sedangkan bisnis intermediatenya adalah Crude Palm Oil (CPO).   “Diskusi sekarang dalam internal adalah mau masuk kemana? Apakah energi berupa biodiesel atau industri makanan?,” jelas Juddy Arianto, engineering director AALI.   Total kebun yang dikelola AALI saat ini seluas 297.800 ha. Terdiri dr kebun inti dan kebun plasma. Lokasinya berada di 3 Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.   Total pabrik ada 30 unit dengan kapasitas produksi 1,480 ton tbs perjam yang ada di masing-masing lokasi. Sedangkan pabrik kernel crusher ada 8 unit dengan kapkapasita 920 ton perhari.   Produksi CPO perseroan turun 18,5% per september 2016 akibat musim kering. Namun trend harga CPO september naik 5,1% dari Rp7,221/kg menjadi Rp7,588/kg.  

Artikel Terkait

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Jakarta, TAMBANG - PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan industri energi dan pertambangan tidak hanya dibangun melalui mesin dan infrastruktur, tetapi juga melalui pendidikan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Semangat inilah yang mendorong Parama Energi memperkuat akses pendidikan serta pengembangan kapasitas

By Rian Wahyuddin
Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Jakarta, TAMBANG - Setelah menempuh perjalanan panjang melalui medan pegunungan yang menantang, rombongan Ceria Corp akhirnya menjejakkan kaki di Puncak Gunung Mekongga. Tepat pada 17 Agustus 2026, Merah Putih berkibar di ketinggian 2.620 meter di atas permukaan laut (MDPL), menjadi penanda keberhasilan Ekspedisi Gunung Mekongga sekaligus menghadirkan makna tersendiri dalam

By Rian Wahyuddin