Begini Rencana BUMI untuk Tingkatkan Kinerja di 2019

Begini Rencana BUMI untuk Tingkatkan Kinerja di 2019
Jakarta, TAMBANG- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) direncanakan memulai produksi dari proyek emasnya di Palu (Sulawesi) pada kuartal keempat tahun 2019.   Direktur sekaligus investor relation BRMS Herwin W. Hidayat mengungkapkan BRMS juga bekerja sama dengan NFC China untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan infrastruktur, dan akan memulai produksi dari proyek seng dan timah di Dairi, Sumatera Utara pada tahun 2021.   Sementara itu, BRMS terus mencari peluang untuk mempercepat rencana produksi dari proyek tembaga di Gorontalo, Sulawesi.   “Pada Semester I tahun 2019  rasio likuiditas BRMS tetap kuat dengan rasio utang terhadap ekuitas 0,17x,” ungkap Herwin dalam keterangan resmi, Kamis (1/8).   Dalam rilis hari ini, BRMS melaporkan peningkatan rasio keuangan dalam semester 1 tahun 2019. Bunga & biaya keuangan turun dari USD 7,74 juta di semester I tahun 2018 menjadi USD 14.191 di semester I tahun 2019. Laba (rugi) bersih turun dari USD 10, 06 juta ditahun semester I tahun 2018 menjadi  USD 950.588 di semester I tahun 2019.   Lalu kas & setara kas USD 8,20 juta tahun 2018 dan di semester I tahun 2019 USD 4,72 juta. Setoran terbatas tahun 2018 USD 32,62 juta dan Semester I tahun 2019 USD 32,62 juta.   Sementara pinjaman untuk pihak ketiga, terutama pinjaman jangka panjang tahun 2018 USD 144.929 dan di semester I tahun 2019 USD 73.250 . Kemudian pinjaman jangka pendek tahun 2018 USD 53,99 juta dan di semester I tahun 2019 USD 53,99 juta. Lalu hutang lainnya kepada pihak ketiga tahun 2018 USD 32,31 juta, dan di semester I tahun 2019 USD 32,25 juta.   Ekuitas tahun 2018 sebesar USD518, 94 juta dan semester I tahun 2019 USD520,16 juta. Hutang terhadap ekuitas tahun 2018 0,17, di semester I tahun 2019 0,17. Sedangkan hutang bersih terhadap ekuitas tahun 2018 0,09, dan di semester I tahun 2019 0,09    

Artikel Terkait

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Jakarta,TAMBANG,- Sektor pertambangan Indonesia diperkirakan masih akan mengalami dinamika. Secara keseluruhan tahun 2026 sektor ini akan mengalami tekanan baik dari internal yakni dalam negeri maupun situasi gobal. Tenaga Ahli Profesional Kekayaan Alam, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menjelaskan sektor tambang akan mengalami koreksi di paruh pertama tahun ini. Kemudian

By Egenius Soda
Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan, energi, konstruksi, hingga migas sedang menghadapi sejumlah tantangan operasional. Di tengah kebutuhan produksi yang tinggi, perusahaan juga dituntut untuk menjaga efisiensi, mengurangi downtime, dan memastikan alat berat tetap bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Dalam penggunaan mesin

By Egenius Soda