AS Terapkan Tarif Impor China, Bursa Asia Lesu

Jakarta  TAMBANG – Pasca bergerak positif, laju bursa saham Asia kembali melemah, seiring mulai diberlakukannya tarif dagang tambahan oleh pemerintah AS terhadap sejumlah barang-barang impor China senilai USD200 miliar.   Pengamat Pasar Modal Asosiasi Analis  Efek Indonesia (AAEI), pada Kamis (12/7) memaparkan,  pelaku pasar bereaksi negatif dengan pemberlakuan pengenaan tarif dagang tersebut.   Sentimen yang sama di bursa saham Asia turut, dirasakan bursa saham Eropa yang cenderung mengalami pelemahan.   Tampaknya pelaku pasar juga merespon negatif sikap pemerintah AS yang mengenakan tarif impor tambahan, terhadap sejumlah barang-barang impor China. Indeks pan-European Euro Stoxx 600 turun 1,2 persen dengan tekanan pada sejumlah sektor.   Sementara  di AS, pasca bergerak di teritori positif, laju bursa saham kembali bergerak di zona merah. Adanya sikap pemerintah AS yang mulai memberlakukan tarif impor terhadap sejumlah barang impor dari China direspon negatif dan dikhawatirkan akan meluas ke berbagai negara yang menjadi mitra dagang AS.   Saham-saham berkapitalisasi besar tidak luput dari aksi jual, terutama saham-saham indutrial dan energi. Pelaku pasar bereaksi negatif sembari menantikan rilis kinerja semesteran dari para emiten.

Artikel Terkait

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda
DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin