Arcandra Tahar Jadi Menteri ESDM Tersingkat

Arcandra Tahar Jadi Menteri ESDM Tersingkat
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar
TAMBANG, JAKARTA. PRESIDEN Joko Widodo memutuskan memberhentikan Arcandra Tahar dari jabatannya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Senin 15 Agustus malam ini. Dalam jumpa pers di kantor Kepresidenan, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, ‘’Presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Saudara Arcandra Tahar dari posisi menteri ESDM.’’     Pratikno mengatakan, keputusan ini diambil Presiden Jokowi setelah menyimak dinamika yang ada. Presiden juga sudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber. Dalam konferensi pers ini, Pratikno didampingi Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi.   Arcandra memiliki paspor Amerika sejak 2012. Status WNI Arcandra pun gugur karena Indonesia tidak menganut paham dwi kewarganegaraan. Sayangnya, Arcandra tidak melaporkan statusnya yang sudah beralih menjadi warga Amerika Serikat itu. Bahkan, sebulan setelah mendapatkan paspor Amerika, Arcandra masih memperpanjang paspor Indonesia miliknya. Paspor Indonesia-nya baru berakhir pada 2017.   Menko Kemaritiman, Luhut Pandjaitan, ditunjuk menjadi pelaksana tugas.     Dengan diberhentikan dari posisi menteri ESDM, Arcandra menjadi menteri ESDM dengan jabatan terpendek. Ia hanya menjabat selama 20 hari.   Foto: Arcandra Tahar Sumber: koran-jakarta.com

Artikel Terkait

BNPB Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana dari Respons Darurat ke Resiliensi Berkelanjutan

BNPB Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana dari Respons Darurat ke Resiliensi Berkelanjutan

Jakarta, TAMBANG – Indonesia perlu mengubah paradigma penanggulangan bencana dari sekadar merespons keadaan darurat menjadi membangun resiliensi masyarakat secara berkelanjutan. Perubahan paradigma tersebut dinilai penting seiring meningkatnya kompleksitas risiko bencana yang kini berkembang menjadi risiko sistemik. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Raditya

By Rian Wahyuddin
Biaya Operasional Melambung, Castrol Dorong Keandalan Alat Berat Tambang

Biaya Operasional Melambung, Castrol Dorong Keandalan Alat Berat Tambang

Jakarta, TAMBANG – Tekanan biaya operasional (operational expenditure/opex) mendorong industri pertambangan untuk meningkatkan produktivitas tanpa harus selalu menambah aset. Dalam kondisi tersebut, keandalan alat berat dan pengelolaan perawatan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga efisiensi operasi. Hal ini menjadi salah satu perhatian Castrol CRB Mining dalam ajang Mining Indonesia

By Rian Wahyuddin