PGE COD Lahendong 20MW

JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan melakukan commercial on date (COD) pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Lahendong, di Sulawesi. COD tersebut akan dilakukan tiga hari kedepan dengan kapasitas 20 megawatt (MW). Selain Lahendong, PGE pada akhir tahun akan melakukan COD PLTP Karaha Bodas berkapasitas 30 MW. “Tiga hari ke depan, Lahendong akan COD. Akhir tahun PLTP Karaha Bodas yang COD.” ujar Ali Mundakir, Direktur Operasional PGE dalam diskusi energi di hotel Alia Cikini, rabu (31/8). Pertamina senditi sudah menyiapkan dukungan dana yang luar biasa untuk pengembangan panas bumi. Hingga tahun 2030, dana yang dibutuhkan untuk geothermal mencapai US$16 miliar. Sedangkan untuk tahun 2016 Pertamina menganggarkan US$ 600 juta untuk proyek-proyek PGE. “Sampai tahun 2025, PGE akan menyumbangkan pengembangan energi panas bumi dengan total kapasitas 2.300 MW atau 2,3 gigawatt (GW),” ujarnya. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan hingga saat ini pengoperasian PLTP sudah mencapai 1.493,5 MW. Empat PLTP yang COD di  tahun ini sebesar 215 MW yang terdiri atas PLTP Ulubelu 55 MW, PLTP Sarulla 110 MW, PLTP Lahendong 20 MW, dan PLTP Karaha Bodas 30 MW.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin